Senyum harapan terukir di wajah-wajah pengelola Yayasan
madrasahSalafiyah Syafi’iyah, ketika menyambut kedatangan
Tim YASMINdan Lazuardi GIS yang membawa kabar, bahwa
akan melakukanpendampingan madrasah Salafiyah dalam
membenahi madrasahagar kembali menjadi sekolah yang dicari-cari
masyarakat.Dicari bukan hanya karena biayanya yang relatif terjangkau,
juga karena memiliki standar mutu, pada semua aspek yang telah
ditetapkan oleh Kemendiknas.
Bak gayung bersambut, tawaran dari Lazuardi GIS untuk menjadi
‘Bapak Angkat’, disambut baik oleh madrasah Salafiyah Syafi’iyah.
Kesempatan ini tidak disia-siakan mereka. Sebab, hal semacam ini
merupakan momen yang telah lama dinanti-nantikan terutama
oleh pihak Yayasan Salafiyah. Impian untuk meraih kembali
masa kejayaan yang pernah dicapai, melecut semangat
pengelola madrasah untuk menata kembali seluruh komponen madrasah,
dengan terlibatnya Lazuardi GIS sebagai ‘Bapak Asuh’ dan YASMIN
sebagai pendamping dan fasilitator.
Madrasah saat ini adalah sekolah yang secara system sangat-sangat
membutuhkan bantuan untuk bangkit, baik dari sisi manajemen,
maupun mutu proses pembelajaran. Namun dukungan dari berbagai pihak,
sangat dibutuhkan. Untuk itu, pendampingan sekolah oleh Lazuardi GIS
yang digagas oleh Bapak Haidar Baghir, diharapkan mampu membantu
sekolah yang ingin membenahi sekolahnya menuju ‘The Effective School’
terwujud, seperti yang dicita-citakan. Program pendampingan ini meliputi,
penyusunan struktur organisasi, Upgrading Guru dan manajemen madrasah,
pembuatan Renstra, Supervisi proses pembelajaran sampai kepada Monitoring Evaluasi.
Jika program pendampingan ini sukses, Pak Haidar berharap ini dapat direplikasi
oleh sekolah-sekolah lain yang secara finansial dan manajemen telah ‘settle’.
Selanjutnya, program semacam ini bisa menjadi semacam Coorporate Social Responsibility (CSR) sekolah-sekolah golongan menengah ke atas untuk sekolah kurang mampu.
Lebih lanjut, program ini diharapkan akan menjadi kebijakan Nasional.
Semoga..
Jakarta, 10 April '11